Ia masuk ke politbiro menggantikan bibinya, Kim Kyong-Hui, salah satu tokoh penting di lingkaran dalam ayah Kim Jong-Un, Kim Jong-Il.
Dengan masuk ke politbiro, komite yang sangat berpengaruh, Kim Yo-Jong praktis masuk ke lembaga yang bertanggung jawab mengambil keputusan-keputusan penting.
Sebelum masuk ke politbiro, Yo-Jong bertanggung jawab memoles citra Kim Jong-Un.
- Kim Jong-un beri kekuasaan lebih besar kepada adik perempuannya
- Siapa yang berani 'menunggangi' Kim Jong-un?
- Tak tampil tujuh bulan, istri Kim Jong-un dikhawatirkan 'disingkirkan'
Menurut sejumlah laporan dialah yang meminta Kim Jong-un mengunjungi taman-taman hiburan, sekolah, perumahan rakyat dan mengusulkan agar sang kakak bersahabat dengan mantan pemain bola basket kenamaan Amerika Serikat, Dennis Rodman.
Selain memastikan citra positif, ia juga mengurusi logistik dan perjalanan Kim Jong-Un maupun berperan sebagai penasehat politik.
Sekolah di Swiss
Kim Jong-Un dan adiknya, Kim Yo-Jong, mengenyam pendidikan dasar dan menengah di Berne, Swiss. (Reuters)
Tak diketahui secara pasti usia Kim Yo-Jong, tapi hampir semua pengamat Korea Utara meyakini ia lahir pada tahun 1987 atau empat tahun lebih muda dari Kim Jong-Un.
Ia lahir dari ibu yang melahirkan Kim Jong-un dan saudara laki-lakinya, Kim Jong-Chol, menurut pengamat masalah-masalah Korea Utara dan akademisi di Amerika Serikat, Michael Madden.
Sama seperti sang kakak, Kim Yo-Jong mengenyam pendidikan dasar dan menengah di Berne, Swiss pada 1990-an. Ia disebut-sebut memiliki hubungan yang sangat dekat dengan kakaknya.
Di Swiss, ia dan kakaknya dilaporkan tinggal di rumah pribadi dengan pengawasan yang ketat dari pengawal pribadi dan staf yang dikirim oleh sang ayah, Kim Jong-Il.
Situs yang mengamati keluarga penguasa Korea Utara menyebutkan bahwa agar Kim Yo-Jong dan Kim Jong-Un tak kesepian, maka Kim Jong-Il pernah mengirim sejumlah musisi dari Korea Utara ke Swiss.
Setelah bersekolah di Swiss, Kim Yo-Jong melanjutkan pendidikan di Universitas Kim Il-Sung di Pyongyang dengan mengambil jurusan ilmu komputer.
- Menelusuri kehidupan Kim Jong-un yang penuh misteri
- Bagaimana rasanya makan malam dengan pemimpin Korut Kim Jong-un?
- Sebut Trump gila, Kim Jong-un semakin yakin tindakannya benar
Tak banyak didapat informasi tentang kehidupan Kim Yo-Jong sebagai mahasiswa di ibu kota Korea Utara.
Yang pasti pada 2007 ia diketahui mulai aktif di kegiatan Partai Pekerja dan pada akhir 2000-an ia dilibatkan dalam menyiapkan Kim Jong-Un sebagai pemimpin negara, setelah sang ayah, Kim Il-Sung dua kali terkena stroke pada 2008.
'Sedikit tomboy'
Kim Yo-jong makin sering terlihat bersama kakaknya, Kim Jong-un, dalam beberapa tahun terakhir. (EPA)
Ia kemudian beberapa kali terlihat tampil di depan umum, seperti saat menghadiri pemakaman ayahnya pada 2011 dan mendampingi kegiatan-kegiatan Kim Jong-Un pada 2014.
Sejak itu fotonya beberapa kali termuat di media pemerintah. Ia sempat dikabarkan dipecat dari departemen agitasi dan propaganda namun kabar ini tak menjadi kenyataan karena diyakini ia memang menjadi bagian dari paket kepemimpinan baru Korea Utara.
"Melalui reshuffle ini, Kim Jong-Un pada dasarnya mengakhiri masa berlakunya rezim lama pimpinan ayahnya. Ia mengganti tokoh-tokoh lama yang menempati posisi-posisi penting dengan orang-orang dari generasi baru," kata Kim Yong-Hyun, guru besar kajian Korea Utara di Universitas Dongguk di Seoul kepada kantor berita Yonhap.
Kim Yo-Jong menikah dengan Choe Song, anak wakil ketua Partai Pekerja, Choe Ryong-Hae, pada awal 2015.
Kim Yo-Jong digambarkan sebagai seseorang dengan kepribadian yang menyenangkan dan sedikit tomboy, kata pengamat Korea Utara Michael Madden kepada BBC.
Tapi ada juga laporan yang mengatakan bahwa Kim Yo-Jong adalah pribadi yang tertutup dan keluarga besar Kim tak sering berinteraksi dengannya. (nvc/nvc)











































