Bayi laki-laki berusia dua bulan, yang nama lengkapnya Justin Trudeau Adam Bilan, tertidur saat sang perdana menteri memeluknya sebentar di sebuah acara di Calgary, Sabtu (15/07) waktu setempat.
- Pengungsi Suriah di Kanada memberi nama bayinya Justin Trudeau
- Kanada sambut rombongan pengungsi Suriah
- PBB minta negara-negara kaya buka pintu bagi pengungsi Suriah
Anak laki-laki itu lahir pada bulan Mei di Calgary - beberapa bulan setelah orang tuanya dan dua anak mereka melarikan diri dari Suriah yang dilanda perang.
Pasangan suami-istri, Muhammad dan Afraa Bilan, orang tua bayi Justin Trudeau, berasal dari Damaskus, ibu kota Suriah.
Ketika mereka tiba di Montreal pada Februari tahun lalu, Trudeau tidak menyambut mereka di bandara, seperti yang dilakukannya saat menemui pengungsi Suriah lainnya.
Tetapi mereka mengaku harus berterima kasih kepadanya sang perdana menteri, sehingga mereka memberi nama Justin Trudeau untuk bayi laki-laki mereka.
Antara November 2015, ketika Trudeau menjadi perdana menteri, hingga Januari 2017, lebih dari 40.000 pengungsi Suriah telah dimukimkan kembali di Kanada. Sekitar 1.000 dari mereka pindah ke Calgary.
Pada akhir Januari, setelah larangan Presiden AS Donald Trump terhadap kehadiran migran dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim, Trudeau telah mengkonfirmasi bahwa menjadi komitmen pemerintahnya untuk membantu para korban "yang melarikan diri dari penganiayaan, teror dan perang".
Di Ontario pada bulan Februari lalu, pasangan Suriah lainnya juga menamai bayi mereka dengan nama Justin Trudeau sebagai penghormatan kepada sang perdana menteri. (bag/bag)











































