Para korban diduga dibawa dari Bulgaria ke Costa del Sol, dan dipaksa menjajakan dirinya di jalanan di Puerto Banus.
Sebanyak 34 tersangka di balik jaringan prostitusi tersebut juga ditangkap di beberapa negara Eropa.
Dalam pernyataannya, Kepolisian Spanyol mengatakan geng Bulgaria berupaya untuk 'mengendalikan sepenuhnya' kawasan wisata tersebut.
Mereka membawa para perempuan dari kawasan miskin di Bulgaria dan memaksanya bekerja sebagai pelacur dengan mengancam akan melakukan kekerasan atas para korban dan keluarga mereka jika menolak.
- Tragedi pengungsi, kekerasan seksual hingga ancaman kematian
- Saat ambulans disulap jadi tempat pelacuran kota
- Kisah para ibu Inggris yang diam-diam menjadi penjaja seks
Ditambahkan bahwa perempuan yang meninggalkan anaknya di Bulgaria yang paling lemah dengan ancaman dari para anggota geng.
Selain dipaksa menjadi PSK, para perempuan tersebut juga diminta mencuri kartu kredit maupun barang-barang berharga dari para pelanggan, yang sebagian -- menurut polisi -- mungkin sudah diberi obat bius.
Penangkapan berlangsung sekitar tiga tahun setelah polisi menyadari adanya jaringan pelacuran dari seorang perempuan yang berhasil lolos dari cengkeraman geng.
Dari informasi perempuan tersebut itulah diketahui 'jaringan internasional besar' yang utamanya beroperasi di Spanyol dan Bulgaria.
Kepolisian Spanyol -- yang bekerja sama dengan mitranya dari Bulgaria dan badan polisi Eropa, Europol -- mengatakan sebagian besar penangkapan anggota geng berlangsung di Spanyol dan delapan di Bulgaria. (ita/ita)











































