DetikNews
Selasa 04 Juli 2017, 16:29 WIB

Narendra Modi, Perdana Menteri India Pertama yang Kunjungi Israel

BBC World - detikNews
Narendra Modi, Perdana Menteri India Pertama yang Kunjungi Israel Modi mengharapkan ada kesepakatan kerja sama dengan Israel terkait isu keamanan militer dan cyber. (Getty Images)
New Delhi - NarendraModi akan menjadi Perdana Menteri India pertama yang mengunjungi Israel saat dirinya tiba diTelAviv, Selasa (04/07).

Modi, yang baru-baru ini mengatakan India dan negara Yahudi tersebut memiliki hubungan "mendalam dan berusia berabad-abad", mengharapkan ada kesepakatan kerja sama keamanan militer dan cyber.

Para pengamat mengatakan bahwa Modi tidak akan pergi ke Ramallah atau bertemu dengan para pemimpin Palestina, seperti yang sering dilakukan oleh pemimpin dunia yang melakukan kunjungan kenegaraan.

Kunjungan Modi ke Israel ini dilihat oleh beberapa orang sebagai titik balik hubungan India dan Israel.

Dalam kunjungannya selama tiga hari, ada beberapa hal yang menjadi fokus Modi:

Kerjasama pertahanan menjadi agenda utama

Selama bertahun-tahun, Israel dan India telah bekerja sama dalam menghadapi isu kontra-terorisme dan masalah pertahanan. India juga merupakan pelanggan setia senjata buatan negara Yahudi tersebut.

Bekerja sama untuk memodernisasi sarana militernya untuk melawan Cina dan Pakistan, India saat ini merupakan pasar senjata terbesar Israel, menurut kantor berita Reuters.

Kerja sama ini meliputi sistem pertahanan udara, yang ditandai rencana India untuk membeli pesawat tak berawak, teknologi radar, keamanan di dunia maya serta sistem komunikasi.

Selain kesepakatan pertahanan, kedua negara juga ingin memperluas kerja sama di bidang lain, terutama keinginan Israel membantu India untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.

Israel
Rabbi Gavriel Holtzberg dan istrinya yang terbunuh dalam serangan terorisme pada 2008. (AFP)

Membangun hubungan lebih erat

India dan Israel telah memiliki hubungan diplomatik selama 25 tahun.

Namun di masa lalu, hubungan seperti itu selalu merupakan tindakan penyeimbang mengingat populasi Muslim India yang cukup besar dan ketergantungan negara pada impor minyak dari negara-negara Arab dan Iran.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menggambarkan kunjungan Modi sebagai "bersejarah", dengan mengatakan bahwa pihaknya akan "memperdalam kerja sama di berbagai bidang mulai keamanan, pertanian, air, dan energi".

Modi juga akan bertemu dengan seorang bocah Israel, Moshe Holtzberg, yang orang tuanya dibunuh ketika orang-orang bersenjata menyerbu Pusat kebudayaan Yahudi di Mumbai selama serangan teror 2008.

Dalam serangan bersenjata itu, enam orang Yahudi terbunuh.

Disambut karpet merah

Israel akan memberlakukan Modi layaknya tamu istimewa dengan menyiapkan karpet merah.

Berbeda dengan perlakuannya terhadap tamu-tamu dunia lainnya, Netanyahu akan menemani Modi dalam sebagian besar kunjungannya - sebuah kehormatan yang biasanya hanya diperuntukkan bagi tamu tingkat tinggi seperti presiden AS.

Kantor Perdana Menteri Netanyahu, dalam akun Twitternya, mengatakan bahwa dirinya akan menemani sang tamu "dalam banyak acara selama kunjungan pemimpin negara demokrasi terbesar di dunia".

Keduanya diperkirakan akan mengunjungi Museum Israel dan sebuah proyek pertanian bersama. Netanyahu juga akan menghadiri acara yang melibatkan orang-orang Yahudi asal India yang tinggal di Israel.




(ita/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed