DetikNews
Jumat 21 April 2017, 17:18 WIB

Kisah di Balik MS-13, Salah Satu Geng Jalanan Terbrutal di Dunia

BBC Magazine - detikNews
Kisah di Balik MS-13, Salah Satu Geng Jalanan Terbrutal di Dunia Getty Images
Los Angeles - Serangkaian pembunuhan brutal di AS menyoroti keberadaan MS-13, geng jalanan yang lahir di LosAngeles tapi berakar di ElSalvador.

Yang terbaru adalah pembunuhan massal pada Senin (17/04) di Long Island. Jasad empat pria, termasuk tiga remaja, ditemukan hancur di hutan, menurut polisi.

Presiden Trump mencuit untuk mengatakan bahwa geng tersebut "buruk". Jaksa Agung Jeff Sessions berjanji untuk "menghancurkannya". Keduanya menyalahkan kebijakan imigrasi era Barack Obama terkait penguatan geng tersebut.

Tapi siapakah MS-13 dan benarkah ini salah Obama?

Reputasi akan kekerasan ekstrem

Geng itu awalnya lahir di barrios di Los Angeles pada 1980-an, didirikan oleh imigran yang menyelamatkan diri dari perang sipil El Salvador yang lama dan brutal. Anggota lain geng itu berasal dari Honduras, Guatemala dan Meksiko.

MS adalah singkatan dari Mara Salvatrucha, kalimat kombinasi dari Mara atau geng, Salva, dari Salvador, dan trucha yang kira-kira berarti cerdas di jalanan. Angka 13 mewakili posisi M di urutan abjad.

The gang was formed in LA by immigrants from El SalvadorGetty Images

MS-13 memiliki reputasi kekerasan ekstrem dan membunuh dengan parang. Kelompok ini berakar di kawasan yang didominasi oleh geng Meksiko, dan kemudian berkembang ke berbagai bagian di AS.

Menurut FBI, geng ini sudah menyebar ke 46 negara bagian.

Pada 2012. Kementerian Keuangan AS menyebut geng tersebut sebagai "organisasi kriminal transnasional".

Ini adalah geng pertama yang menerima 'penghormatan' tersebut, dan menyamakannya dengan kartel internasional lain seperti Zeta di Meksiko, Yakuza di Jepang dan Camorra di Italia.

Proses inisiasi brutal

MS-13 dituduh merekrut remaja miskin dan berisiko. Saat bergabung dengan kelompok ini, anggota baru harus "disergap" - menerima pukulan brutal selama 13 detik - dan "dibasahi" - melakukan kejahatan, seringnya pembunuhan, untuk geng tersebut.

Keluar dari geng tersebut juga lebih berbahaya. Tato besar di dada membuat mereka jadi anggota seumur hidup, dan beberapa faksi disebut membunuh anggota yang berusaha keluar.

An MS-13 member displays his tattoos in prisonGetty Images

Pada 2008, FBI memperkirakan anggota MS-13 berjumlah antara 6.000 sampai 10.000 orang di AS, dan menjadikan mereka salah satu kelompok kriminal terbesar di AS.

Kini organisasi tersebut lebih besar di luar AS, menurut FBI. Penggerebekan antigeng pada akhir 1990an menyebabkan ratusan anggota awal geng ini dideportasi ke negara-negara Amerika Tengah, tempat mereka mendirikan 'cabang'.

Anggota organisasi ini di Amerika Tengah diperkirakan sedikitnya mencapai 60.000 orang.

Pemasukan geng ini sekitar US$31,2 juta atau sekitar Rp400 miliar lebih, menurut informasi dari operasi polisi Salvador skala besar yang diperoleh oleh koran El Faro - sebagian besar dari bisnis narkoba dan pemerasan.

'Bunuh, perkosa, kendalikan'

Beberapa kasus penting yang terkait dengan geng ini termasuk pembunuhan dua remaja perempuan SMA yang diserang menggunakan parang dan pemukul bisbol saat mereka berjalan melewati kawasan geng ini di New York, bulan lalu - sebuah serangan balasan terkait perselisihan kecil, menurut polisi.

Empat terduga anggota MS-13 dituntut atas keterlibatan dalam kasus tersebut. Dua anggota lainnya juga dituntut dalam waktu bersamaan atas tuduhan pembunuhan sesama anggota geng yang disebut telah melanggar protokol geng.

Pada bulan yang sama, dua terduga anggota geng di Houston, Texas juga dituntut atas tuduhan penculikan tiga remaja perempuan, penyanderaan dan pemerkosaan sebelum menembak mati salah satu dari mereka di pinggir jalan.

Miguel Alvarez-Flores, 22, dan Diego Hernandez-Rivera, 18, tertawa-tawa dan melambai ke kamera saat muncul di pengadilan.

Motto MS-13 adalah "bunuh, perkosa, kendalikan", menurut pakar geng FBI yang menyelidiki kelompok ini.

MenyalahkanObama

Trump dan Sessions telah menuding mantan presiden Barack Obama berkontribusi pada penyebaran MS-13. Mereka menuduh bahwa kebijakan imigrasi pintu terbuka yang dijalankan Obama mendorong pertumbuhan geng tersebut.

Namun geng ini terbentuk dan besar di AS sebelum Obama menjabat. MS-13 sudah dianggap sebagai ancaman penting pada 1990an dan gugus tugas khusus FBI dibentuk untuk melawan geng tersebut pada 1994.

Attorney General Jeff SessionsJaksa Agung Jeff Sessions berjanji untuk "menghancurkan" geng tersebut. (Reuters)

"Kenaikan terbesar terjadi pada era Bush-Cheney ketika pendorong imigrasi di Amerika Tengah tumbuh, ketika berbagai penggerebekan akan kejahatan membuat penjara penuh sampai tak muat lagi, dan saat pendanaan akan program rehabilitasi menurun," kata Fulton T Armstrong, seorang peneliti di Center for Latin American and Latino Studies di American University, mengatakan pada situs pengecek fakta Politifact.

"Saya belum melihat bukti bahwa pemerintahan Obama bisa disalahkan akan keberadaan atau aktivitas geng ini di AS," kata Ioan Grillo, penulis buku tentang kejahatan geng AS.

Pemerintahan Obama juga memprioritaskan deportasi anggota geng kriminal, termasuk MS-13, lewat program deportasi yang agresif.

Politifact membantah klaim Trump tersebut yang dinilai salah.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed