Presiden Amerika Serikat,DonaldTrump mengatakan pemerintahannya akan 'membereskan' ancaman nuklir Korea Utara, dengan atau tanpa bantuan China.
"Jika China tidak membereskan Korea Utara, kami yang akan membereskannya. Itu saja yang saya sampaikan kepada Anda," ujar Trump dalam wawancara dengan surat kabar Financial Times.
Ditanya apakah dia bisa berhasil seorang diri, Trump menjawab: 'Pasti.'
- Presiden Xi Jinping akan bertemu Presiden Donald Trump di Florida
- Korea Utara gelar uji mesin pendorong roket
- Korut sebut peluncuran roket berjalan sukses
Komentar Trump disampaikan menjelang kunjungan Presiden China, Xi Jinping, pekan ini.
"China punya pengaruh besar terhadap Korea Utara. Dan China harus memutuskan membantu kami mengenai Korea Utara atau tidak. Jika mereka melakukannya akan sangat baik, dan jika mereka tidak melakukannya itu tidak akan baik bagi siapapun," kata Trump kepada FT.
Twitter/@realDonaldTrumpTrump mengeluh soal China yang disebutnya "sedikit membantu" menangani aksi Korea Utara.Trump tidak memberi penjelasan lebih jauh tentang tindakan apa yang akan dia tempuh terhadap Korut.
Pada Maret lalu, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, mengatakan aksi militer merupakan salah satu pilihan. Sebulan sebelumnya, Menteri Pertahanan AS, James Mattis, memperingatkan bahwa penggunaan senjata nuklir akan dihadapi dengan respons 'luar biasa.'
Selama dua bulan terakhir, Korut menggelar peluncuran rudal balistik dan uji coba mesin pendorong roket.
China, sekutu utama Korut, menanggapi aksi Korut dengan pelarangan impor batubara dari Korut sampai akhir 2017.
(ita/ita)










































