DetikNews
Kamis 16 Maret 2017, 16:50 WIB

Mengapa Polisi Asal Pakistan ini Jadi Idola Warga Hong Kong?

BBC Magazine - detikNews
Mengapa Polisi Asal Pakistan ini Jadi Idola Warga Hong Kong? (HONG KONG POLICE) Ifzal Zaffar berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri seorang pria asal Pakistan dengan mengajaknya berbicara dalam bahasa Urdu.
Hong Kong - Seorang petugas kepolisian Hong Kong menjadi tenar di mediadaring, setelah ia berhasil menggagalkan niat bunuh diri seorang pria asal Pakistan dengan mengajaknya berbicara dalam bahasaUrdu

Awalnya, polisi mendapat laporan tentang seorang pria yang menaiki peralatan derek setinggi 20 meter di sebuah lokasi konstruksi.

Ifzal Zaffar, polisi berusia 20 tahun, yang berdarah Pakistan, menaiki alat derek dan menyapa lelaki yang megancam terjun itu dalam bahasa Urdu.

Pria itu akhirnya bisa dibujuk dan bersedia untuk turun, dan segera dibawa ke rumah sakit.

Zaffer, yang juga fasih berbicara bahasa Kanton, mengatakan ia hanya mengikuti apa yang sudah dipelajarinya di pelatihan.

"Saya menggunakan berbagai teknik yang kami pelajari di akademi. Saya pikir ia merasa lebih nyaman saat mengetahui bahwa saya bisa berbicara dalam bahasa yang sama dengannya," katanya kepada Apple Daily.

Pemuda itu baru bergabung dengan kepolisian Hong Kong tahun lalu, dan dikatakan sebagai satu-satunya opsir asal Pakistan di wilayah tersebut.

Ia tiba di negara itu lewat program perekrutan kepolisian non-China, yang disebut Operasi Gemstone.

Tindakan Zaffer dalam menangani situasi yang sulit ini menuai pujian dari para atasannya dan media sosial.

"Ia bukan hanya tampan, namun juga berhati emas," tutur salah satu pengguna Facebook, Nuna Priya.

"Ifzal Zaffar, banyak warga mendukung Anda, tetaplah melayani masyarakat. Terima kasih !!!" tulis pengguna lainnya, Baba Bebe Wong.

Selain para netizen yang memuji integritas serta profesionalisme Zaffar, Dewan Muslim Hong Kong pun tak mau ketinggalan untuk ikut memberikan dukungan.

"Bravo untuk pemuda ini dan terima kasih kepada kepolisian Hong Kong yang telah merekrutnya," kata Dewan Muslim Hong Kong.

"Kami berharap ada banyak cerita seperti itu yang bisa dilihat, untuk menunjukkan bahwa Hong Kong memang sebuah kota multi-budaya."


(nwk/nwk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed