Pelatihan khusus itu diumumkan oleh Kepolisian Distrik Chang'an setelah televisi setempat menayangkan laporan tentang tingkah laku polisi yang dianggap tidak sopan, lapor surat kabar Sanqin Daily.
- Kepolisian Cina kerahkan personel tangani polusi asap Beijing
- Sutradara Tibet dirawat setelah ditahan polisi Cina
- Polisi Cina akan melakukan patroli di Italia
Sebagai upaya untuk memperbaiki citra kepolisian Xian, 20 polisi diperintahkan untuk mengikuti pelatihan "pembenahan etiket" selama tiga bulan di sebuah hotel berbintang.
Kepastian itu diumumkan lewat akun milik kepolisian di jejaring sosial Weibo. Sejumlah foto juga diunggah di akun tersebut, salah satunya menunjukkkan polisi berseragam berpose di belakang meja penerima tamu.
"Sopan santun adalah sesuatu yang harus melekat pada setiap anggota kepolisian," kata kepala kepolisian setempat, Li Huixian.
(Reuters) Sikap ramah dan mengucapkan salam disebut dihargai oleh publik China.
Ditambahkannya bahwa masyarakat menghargai "hal-hal kecil" seperti tersenyum dan memberi salam.
Namun tidak semua elemen masyarakat menyambut gagasan pelatihan polisi di hotel mewah yang mereka sebut "menggelikan".
"Masalah buruknya layanan tidak dapat diatasi dengan senyum saja," kata seorang pengguna jejaring sosial Sina Weibo.
Seorang pengguna lain mengatakan tingkah laku baik bukanlah sesuatu yang dapat dipelajari.
Sejumlah warga bertanya-tanya apakah program pelatihan di hotel berbintang lima itu hanyalah cara untuk menghabiskan anggaran. Seorang di antara mereka bertanya, "Apakah mereka belum menghabiskan anggaran tahunan?"
(nwk/nwk)










































