Tertawa Saat Dihadiahi Boneka Seks, Menteri Perekonomian Chile Dihujat

Tertawa Saat Dihadiahi Boneka Seks, Menteri Perekonomian Chile Dihujat

BBC World - detikNews
Jumat, 16 Des 2016 11:33 WIB
Tertawa Saat Dihadiahi Boneka Seks, Menteri Perekonomian Chile Dihujat
Foto: Luis Cespedes dihadiahi boneka tiup bertuliskan 'untuk merangsang ekonomi'. (Reuters via BBC)
Santiago - Menteri PerekonomianChile,LuisFelipeCespedes meminta maaf atas reaksi yang ia tunjukkan saat dihadiahi sebuah boneka seks tiup dalam sebuah jamuan makan malam, Selasa (13/12).

Ia terlihat tertawa saat diberi boneka oleh kepala Asosiasi Produsen dan Eksportir Chile, Roberto Fantuzzi.

Cespedes mengatakan bahwa 'terperanjat' dengan hadiah itu.

Banyak warga Chile yang menyatakan kemarahan mereka terhadap peristiwa tersebut dan menuangkannya dalam Twitter.

Fantuzzi menyerahkan boneka telanjang tersebut kepada Cespedes di atas panggung pada acara tahunan Asosiasi Produsen dan Eksportir (dikenal dengan singkatan Asexma).

Mulut boneka tersebut ditempeli tulisan 'untuk merangsang ekonomi.'

Foto-foto dalam acara itu menunjukkan Cespedes yang tengah tertawa, lalu berjalan meninggalkan panggung sambil memegang boneka tersebut.

Luis Felipe
(Reuters) Tamu-tamu lainnya juga mendapat hadiah, tapi tidaksekontroversial yang diberikan kepadaCespedes.

Fantuzzi diketahui memberikan hadiah-hadiah 'lucu' kepada tokoh-tokoh penting yang menjadi tamunya dalam acara makan malam tahunan. Namun, tak sekontroversial seperti yang diberikan kepada Cespedes.

Senator Alejandro Guiller -yang diperkirakan akan mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2017- dihadiahi mainan kuda 'untuk mengejar ketinggalan dari para kandidat lainnya'.

Setelah foto-foto dari acara makan malam itu diterbitkan dalam berbagai surat kabar setempat, banyak warga Chile melampiaskan kemarahan mereka dalam media sosial.

'Melecehkan perempuan'

Banyak yang menyebut reaksi sang menteri 'tidak pantas.'

Wartawan Consuelo Saavedra bercuit dalam twitternya, "Betapa memalukan tugas untuk menyerahkan boneka tiup ke Mentri Cespedes 'untuk merangsang ekonomi'."

ConsueloTWITTER "Betapa memalukan tugas untuk menyerahkan boneka tiup ke MenteriCespedes 'untuk merangsang ekonomi'," cuit seorang wartawanConsueloSaavedra.

Yang lainnya mengatakan bahwa hadiah tersebut sebagai sebuah tanda bahwa pria-pria Chile itu misoginis atau membenci perempuan dan betapa secara luas perempuan hanya dilihat sebagai obyek.

Tokoh penting Chile lainnya yang bereaksi adalah Presiden Michelle Bachelet, yang mengatakan bahwa insiden tersebut tidak dapat ditolerir.

Presiden MichelleTWITTER PresidenMichelleBachelet mengatakan bahwa insiden tersebut tidak dapat ditolerir.

Komentarnya sudah dicuitkan ulang lebih dari 1.300 kali.

Fantuzzi juga sudah mencuitkan permintaan maaf dengan mengatakan memiliki anak-anak dan cucu perempuan sehingga tidak pernah berniat untuk melecehkan perempuan.

Luis FelipeTWITTERRobertoFantuzzi meminta maaf atas nama organisasi yang ia pimpin.

Saat banyak kalangan melontarkan komentar-komentar negatif, ada juga yang membela Fantuzzi dengan mengatakan bahwa hadiah tersebut hanya untuk 'lucu-lucuan' dan mereka yang telah mengkritiknya harus 'membuka mata.'

Beberapa surat kabar juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingat kejanggalan yang sebelumnya pernah dilakukan oleh para politisi Chile -seperti lelucon mantan Presiden Sebastian Pinera dalam pertemuan para kepala negara tahun 2011.

"Apakah Anda tahu apa perbedaan antara politisi dan seorang perempuan?" Presiden Pinera bertanya kepada para peserta pertemuan di Meksiko, waktu itu.

"Ketika seorang politikus mengatakan 'ya,' itu artinya 'mungkin.' Ketika ia mengatakan 'mungkin,' itu artinya 'tidak,' dan jika ia mengatakan 'tidak,' berarti ia bukan seorang politisi," katanya.

Adapun perempuan, kata Pinera, "Ketika mengatakan 'tidak,' itu artinya 'mungkin,' ketika ia mengatakan 'mungkin,' itu artinya 'ya,'. Dan jika mengatakan 'ya,'berarti ia bukan seorang perempuan," katanya, lalu disambut gelak tawa peserta rapat.

Sejumlah perempuan menyesalkan kenyataan bahwa perilaku terhadap para perempuan di Chile tampaknya tak banyak berubah sejak Pinera melontarkan lelucon itu lima tahun yang lalu.

(nwk/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini