Razia Paspor Palsu, Polisi Thailand Temukan Mayat Korban Mutilasi

Razia Paspor Palsu, Polisi Thailand Temukan Mayat Korban Mutilasi

BBC Magazine - detikNews
Senin, 26 Sep 2016 13:52 WIB
Razia Paspor Palsu, Polisi Thailand Temukan Mayat Korban Mutilasi
(BBC) Petugas mengatakan mereka tidak mengetahui jati diri mayat pria tersebut, namun kemungkinan dia terkait sindikat paspor palsu.
Bangkok - Polisi Thailand yang tengah menggerebek kasus dugaan paspor palsu diBangkok mengaku menemukan senjata, obat-obatan dan tubuh pria korbanmutillasi dalam lemari pendingin.

Petugas mengatakan mereka tidak mengetahui jati diri mayat pria tersebut, namun kemungkinan dia terkait sindikat paspor palsu.

Lima orang asing telah ditangkap dalam operasi tersebut dan seorang polisi mengalami luka tembak.

Sejumlah paspor palsu juga ditemukan di sebuah apartemen di distrik Phra Kanong, kota Bangkok.

Kepala kepolisian kota Bangkok, Sanit Mahathavorn mengatakan mereka yang ditahan adalah tiga orang penutur bahasa Inggris dan pembantunya asal Burma beserta suaminya.

Pria berambut pirang

Media Thailand mengatakan tiga orang penutur bahasa Inggris adalah dua warga orang Amerika Serikat dan satu orang warga Inggris, tetapi sejauh ini belum dikonfirmasi.

Polisi mengatakan saat penggerebekan salah-seorang tersangka sempat melepaskan tembakan sehingga melukai seorang petugas.

Tubuh "pria asing dengan rambut pirang" kemudian ditemukan di dalam lemari pendingin berukuran besar di lantai dasar.

"Tubuhnya dipotong dengan benda tajam menjadi enam potong, dan dimasukkan ke dalam tas hitam serta dimasukkan dalam lemari pendingin alias freezer," kata Kepala polisi Bangkok kepada wartawan.

Dia mengatakan para tersangka saat ini sedang diinterogasi di salah-satu kantor polisi di kota Bangkok.

Wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head mengatakan pencurian dan perdagangan paspor palsu merupakan bisnis berskala besar di Thailand.

(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads