Pelaku Penembakan Muenchen 'Terobsesi Penembakan Massal'

Pelaku Penembakan Muenchen 'Terobsesi Penembakan Massal'

BBC World - detikNews
Minggu, 24 Jul 2016 13:13 WIB
Jakarta -

Penembakan pada Jumat malam di pusat perbelanjaan Olympia itu menewaskan tujuh orang dan melukai 27 orang lainnya.

Pria bersenjata usia 18 tahun yang menewaskan sembilan orang di Muenchen terobsesi dengan penembakan massal tapi tak punya kaitan dengan kelompok yang menyebut dirinya Negara Islam atau ISIS, kata polisi Jerman.

Bahan-bahan tulisan akan serangan serupa ditemukan di kamarnya, dan kepala polisi Muenchen mengatakan ada kaitan dengan penembakan massal oleh Anders Behring Breivik di Norwegia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria bersenjata yang memiliki kewarganegaraan ganda, Jerman-Iran, kemudian menembak dirinya sendiri.

Namanya belum dirilis secara resmi, tapi oleh media lokal dia disebut David Ali Sonboly.

Dia juga disebut sebagai Ali David Sonboly, atau David S.

Pelaku membawa pistol Glock 9mm ilegal dan 300 peluru dalam tas ranselnya.

Polisi belum tahu bagaimana senjata tersebut diperoleh, tapi mengatakan bahwa senjata tersebut tak berizin dan nomor serinya sudah dihapus.

Polisi kini menyelidiki apakah pelaku menjebak para korban menggunakan undangan di Facebook untuk datang ke restoran McDonald's tempat berlangsungnya serangan.

Penembakan pada Jumat malam di pusat perbelanjaan Olympia tersebut melukai 27 orang, termasuk anak-anak.

Ayah dari salah satu korban tewas menunjukkan foto anak laki-lakinya, Zabergja Dijamant, dan bunga yang dibawanya.

Sepuluh orang dari mereka dalam kondisi kritis, termasuk anak laki-laki usia 13 tahun, kata polisi.

Tujuh korban tewas adalah remaja. Tiga korban berasal dari Kosovo, tiga dari Turki dan satu dari Yunani.

Menurut polisi, pelaku yang lahir di Muenchen itu sudah dirawat secara psikiatris akibat depresi.

Pihak berwenang juga memeriksa laporan yang menyatakan bahwa dia ditindas oleh teman-temannya, menurut Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere.

Kaitan 'jelas'

Kepala polisi Muenchen Hubertus Andrae mengatakan ada kaitan "jelas" antara serangan tersebut dan peringatan lima tahun serangan Breivik di Norwegia yang menewaskan 77 orang.

Penembak dilaporkan meneriakkan umpatan anti-orang asing dan mengatakan "Saya Jerman" pada satu orang yang menantangnya.

Tulisan tentang penembakan massal ditemukan di rumahnya, termasuk terjemahan bahasa Jerman buku berjudul Kenapa Anak Membunuh: Pemikiran Penembak di Sekolah.

De Maiziere mengatakan tersangka pelaku meneliti penembakan sekolah di Jerman pada 2009 dan serangan Breivik.

(nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads