Gambar yang dikirim misi Juno menunjukkan area planet yang terpapar sinar Matahari, bersama tiga bulannya - Io, Europa dan Ganymede.
Bulan keempat yang juga besar Callisto tidak tampak di gambar.
Juno saat ini bergerak menjauhi Jupiter, namun akan kembali ke posisi yang lebih dekat pada bulan Agustus, sehingga JunoCam dapat mengambil foto yang lebih baik.
- Wahana Juno masuki orbit sekitar Jupiter
- Misteri bercak sinar planet Ceres mulai terkuak
- Ilmuwan temukan planet biru mirip Bumi
Saat ini, para ilmuwan lega mengetahui peralatan Juno dalam kondisi yang baik walau terekspos dengan radiasi yang sangat kuat di Jupiter setelah wahana tersebut masuk ke orbit planet gas tersebut 5 Juli lalu.
Tim misi saat ini kembali memeriksa kondisi instrumen-instrumen wahana tersebut.

Serangkaian kalibrasi akan dilakukan sebelum penelitian lebih mendalam dimulai Oktober mendatang.
Pertengahan bulan Oktober rencananya mesin tambahan akan dinyalakan agar Juno dapat lebih dekat dengan Jupiter, berjarak 14-hari orbit mengelilingi planet.
Misi Juno selama 18 bulan ke depan adalah untuk mengetahui apa yang membuat planet ini begitu besar.

Juno diharapkan menjawab pertanyaan tentang terbentuknya Jupiter sekitar 4,5 miliar tahun lalu.
Rencana para ilmuwan adalah menggunakan instrumen-instrumen wahana ini untuk mengetahui kondisi interior dalam planet.
Mereka berpikir struktur dan kimia pembentuk planet ini akan memberikan petunjuk bagaimana planet raksasa ini terbentuk sekitar empat setengah miliar tahun lalu. (nwk/nwk)











































