Collaroy Beach telah menyempit hingga tinggal 50 meter menyusul badai besar yang melanda pantai timur Australia.
Sudah empat orang tewas dan tiga lain masih hilang akibat badai itu.
- Badai di Australia, tiga tewas dan belasan orang hilang
- Banjir di Paris capai titik tertinggi selama 30 tahun terakhir
- Museum Louvre di Paris ditutup untuk amankan karya seni dari banjir
Keadaan sedikit mereda di negara bagian Tasmania, Selasa (7/6) dan yang cuaca terburuk telah berlalu.
Australia benar-benar bagai babak belur oleh badai yang sangat hebat.

Badai masih akan menerjang lagi Selasa malam.
Halaman belakang rumah-rumah tepi pantai berharga jutaan dollar -puluhan miliar rupiah di Collaroy Beach lenyap diterjang erosi. Juga teras dan kolam renang, dihantam gelombang masang setinggi 13 meter.
Gelombang pasang kedua menerjang pantai pada Senin malam, mengikis lagi pantai pasir sejauh 5 meter lain dan makin merusak rumah-rumah eksklusif itu.
Diperkirakan, gelombang pasang akan kembali menerjang, Selasa (7/6) malam ini.
- Banjir di Paris dikhawatirkan makin parah
- Banjir di Eropa utara menewaskan sembilan orang
- India catat rekor cuaca terpanas 51 derajat

Banyak rumah mewah kehilangan pekarangan, kolam renang dan teras, - ditelan erosi dan gelombang belasan meter tingginya.
Hari Selasa, ditemukan jenazah seorang perempuan berusia 75 tahun.
Tim pencari gagal menyelamatkan perempuan yang terjebak di rumahnya yang terendam, sementara suaminya berhasil diselamatkan.
Tiga orang lain dinyatakan tewas setelah mobil mereka terjebak dalam air bah -dalam tiga peristiwa berbeda.
Tiga orang masih hilang, termasuk seorang yang tersapu air bah dari halaman rumahnya sendiri.
(nwk/nwk)









































