Ini adalah tahun kedua berturut-turut pihak polisi menyatakan berhasil mengagalkan serangan terkait dengan hari besar itu.
Anzac Day adalah peringatan atas pertempuran besar pertama yang melibatkan pasukan Australia dan Selandia Baru selama Perang Dunia Pertama.
- Anak 15 tahun perencana pemenggalan dipenjara di Inggris
- Dugaan serangan teror, polisi Australia lakukan penggrebekan
- Polisi Australia tangkap dua orang terkait 'rencana teror'
Remaja berusia 16 tahun itu ditolak upayanya untuk bebas dengan jaminan dan dijadwalkan muncul di pengadilan anak-anak pada hari Senin (25/4) ini.
Jika terbukti bersalah dia bisa mendapat hukuman penjara seumur hidup.
'Bagian dari suatu pola'Petugas menduga anak itu berencana untuk menyerang upacara yang berlangsung saat fajar saat Anzac Day di Sydney. Mereka menangkapnya di dekat rumahnya di pinggiran kota Auburn.
Polisi percaya dia bertindak sendirian.
Upacara yang dihadiri oleh ribuan orang termasuk veteran, brlangsung tanpa insiden.
- Belasan perempuan Australia 'coba bergabung' ke ISIS
- Perawat Australia yang 'bantu ISIS' ditahan di Sydney
Menteri Kehakiman Michael Keenan mengatakan adanya tersangka yang begitu muda itu meresahkan tetapi tidak mengejutkan.
"Sayangnya, ini adalah bagian dari pola yang kita telah amati, bahwa anak-anak muda dan muda menjadi sasaran untuk dihasut untuk melakukan aksi teror," katanya kepada wartawan di Perth, menurut kantor berita Associated Press.
Oktober lalu, seorang anak Inggris 15 tahun dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena merencanakan untuk memenggal kepala polisi di sebuah parade Anzac Day di Australia. (nwk/nwk)











































