Polisi Thailand Menyita Ribuan 'Mangkuk' Thaksin Shinawatra

Polisi Thailand Menyita Ribuan 'Mangkuk' Thaksin Shinawatra

BBC World - detikNews
Senin, 04 Apr 2016 16:45 WIB
Polisi Thailand Menyita Ribuan Mangkuk Thaksin Shinawatra
Foto: BBC World
Bangkok -
Thaksin Shinawatra

Thaksin Shinawatra sekarang tinggal di pengasingan.

Polisi Thailand menyita ribuan mangkuk kecil yang memuat pesan yang ditandatangani oleh mantan Perdana Menteri terguling Thaksin Shinawatra.

Aparat juga menangkap politisi perempuan dari partainya yang berada di sebuah rumah, tempat ditemukannya mangkuk-mangkuk tersebut.

Saat ini, dia didakwa telah melakukan penghasutan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Peristiwa ini merupakan perselisihan terbaru antara pendukung Thaksin dan pemerintah junta militer Thailand, kata editor BBC Asia Timur Editor Jill McGivering.

Mangkuk-mangkuk berwarna merah tersebut terbuat dari plastik dan berukuran kecil - biasanya digunakan untuk menuangkan air.

Pesan yang tercetak di mangkuk itu berbunyi: "Situasi boleh panas, tapi saudara-saudara bisa memperoleh kesejukan dari air dalam mangkuk ini".

Penangkapan dilakukan beberapa hari setelah seorang perempuan mengunggah foto dirinya di Facebook tengah tersenyum sambil mengangkat mangkuk yang sama. Dia juga telah didakwa melakukan penghasutan.

Yingluck

Yingluck Shinawatra dituduh melakukan kelalaian terkait pendistribusian subsidi pertanian.

Editor BBC untuk Asia Timur, mengatakan langkah ini merupakan upaya junta militer untuk melumpuhkan dukungan terhadap Thaksin dan adiknya Yingluck.

Keduanya pernah menjabat sebagai perdana menteri serta menghadapi tuduhan korupsi yang dibantah oleh keduanya.

Thaksin tinggal di pengasingan selama 10 tahun, sementara Yingluck menghadapi ancaman 10 tahun penjara atas tuduhan kelalaian terkait dengan subsidi pertanian yang didistribusikan saat dia masih menjabat perdana menteri.

Perjuangan Thailand untuk mengatasi perpecahan politik tercermin dalam beberapa tanggapan di media sosial atas insiden terbaru ini.

Beberapa kalangan mengatakan penangkapan itu terdengar seperti lelucon April Mop. Seseorang menulis bahwa mangkuk itu seharusnya diberikan dengan karung beras busuk untuk mengingatkan dugaan kasus korupsi Thaksin.

Sedangkan sejumlah orang lainnya menggambarkan respon polisi ini benar-benar konyol, dan mendesak aparat untuk berkonsentrasi pada masalah yang lebih serius ketimbang mengurus mangkuk plastik gratis.

(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads