
Penduduk desa mengatakan belum ada bantuan dari pemerintah.
Sedikitnya 53 orang tewas dalam banjir bandang yang terjadi karena hujan deras di Pakistan, kata seorang pejabat setempat.
Hujan yang terjadi sejak Sabtu lalu menyebabkan banjir ke sejumlah bagian Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Kashmir dan Gilgit-Baltistan.
Pra-musim hujan seringkali menyebabkan kerusakan di pedesaan Pakistan dan pejabat mengatakan penduduk telah diperingatkan untuk meninggalkan desa ke tempat yang lebih aman.
Tahun lalu hujan di musim panas menyebabkan puluhan orang tewas.
- Meningkat, pembunuhan demi kehormatan di Pakistan
- Sembilan rumah tertimbun longsor di Banjarnegara, 237 orang mengungsi
Hujan pada akhir pekan juga menyebabkan puluhan orang dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka, seperti diungkapkan seorang pejabat manajemen bencana, Latif ur Rehman kepada Associated Press.
Sejumlah foto memperlihatkan toko-toko dan rumah rusak, dan jembatan hanyut terbawa arus air.

Lebih dari limapuluh orang tewas dan puluhan lain terluka.

Hujan sebelum musim penghujan terjadi di sejumlah wilayah.

Penduduk berupaya untuk menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka.
Habib Khan, dari desa Swat mengatakan kepada televisi lokal:"Kami dibiarkan sendiri. Tidak ada dari pemerintah yang datang untuk membantu kami."
Sementara itu, pejabat mengatakan tenda-tenda dan bantuan makanan telah dikirim kke wilayah tersebut. Ratusan orang juga telah mengungsi ke daerah yang lebih aman, seperti dilaporkan media lokal.
(nwk/nwk)










































