
Bandara Zaventem di Brussels menjadi lokasi ledakan bom bunuh diri yang menewaskan puluhan orang.
Bandar udara Zaventem di Brussels, Belgia, tidak jadi dibuka kembali hari Jumat (01/04), karena pemogokan oleh polisi bandara.
Perusahaan yang mengoperasikan bandara mengatakan sedang dilakukan perundingan dengan polisi, yang menuntut peningkatan pengamanan sebelum bandara ini beroperasi secara penuh.
Zaventem adalah salah satu bandara penghubung utama di Eropa dan ditutup dalam tujuh hari terakhir menyusul serangan bom bunuh diri di area keberangkatan dan serangan serupa di kereta bawah tanah Brussels yang menewaskan 32 orang, ratusan lainnya mengalami luka-luka.
Sebelumnya, para pejabat Belgia mengatakan ruang keberangkatan bandara sudah diperbaiki, meski belum sepenuhnya rampung, dan dalam kondisi sekarang bisa melayani sekitar 20% penerbangan dari kapasitas normal.
Dengan kapasitas yang terbatas ini, bandara Zaventem bisa melayani sekitar 800 orang per jam.
"Secara teknis kami sudah siap beroperasi lagi. Sudah tersedia prasarana yang untuk sementara ini sudah bisa dipakai untuk melayani penumpang," kata juru bicara operator bandara Zaventem.
(nvc/nvc)










































