Tersangka utama serangkaian serangan Paris pada November 2015, yang menewaskan 130 orang, cedera ketika ditangkap dalam sebuah operasi di ibukota Belgia, Brussels.
Pihak berwenang mengatakan dia cedera di bagian kaki saat polisi menggerebek sebuah apartemen di kawasan Molenbeek.
Tersangka pelaku serangan Paris ditangkap di Brussel
Prancis tangkap empat orang karena 'rencana serangan'
Penangkapan Abdeslam, menurut Presiden Hollande, adalah 'momen penting' namun bukan 'kesimpulan akhir'.
"Kita harus menangkap semua yang membiarkan, mengatur, atau memfasilitasi serangan itu dan kita menyadari bahwa mereka lebih banyak dari yang kita perkirakan sebelumnya dan yang sudah diidentfikasi," jelasnya.

Salah Abdeslam buron sejak serangan November 2015 di Paris, yang menewaskan 130 orang.
Pria lainnya, Monir Ahmed Alaaj, yang ikut ditangkap bersama Abdeslam merupakan yang masuk dalam daftar pencarian.
Operasi penggerebekan dilaporkan berlangsung hingga Jumat (18/03) malam waktu setempat dan dua ledakan lain terdengar di dekat sekitar tempat kejadian.
Abdesalam merupakan tersangka utama serangkaian serangan di Paris November lalu, yang menewaskan 130 orang.
Seorang pria -yang disebut berkebangsaan Aljazair- Mohamed Belkaid yang juga terkait dengan serangan di Paris tewas ditembak aparat keamanan Selasa pekan lalu di Forest, daerah pinggiran ibukota Brussels.

Sebelumnya dilaporkan sidik jari Abdeslam ditemukan di satu apartemen di Brussel yang digerebek aparat keamanan.
Pria berusia 26 tahun ini -yang merupakan warga negara Prancis kelahiran Brussels- tinggal di Molenbeek sebelum serangan 13 November.
Dia diburu sejak serangan, yang diklaim oleh kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
Pihak berwenang sudah berhasil mengidentifikasi sebagian besar orang yang diyakini melaksanakan serangan Paris,
Sebagian besar tewas dalam serangan itu atau dalam operasi penggerebekan setelahnya. (nvc/nvc)











































