
Presiden Xi Jinping menggencarkan kampanye melawan korupsi dalam agenda pemerintahannya.
Partai Komunis yang berkuasa di China mengatakan telah menghukum hampir 300.000 pejabat tahun lalu karena melakukan korupsi.
Beberapa pejabat yang berjumlah 200.000 orang telah dijatuhi dengan apa yang disebut "hukuman ringan", sedangkan 80.000 lainnya dikenakan hukuman yang lebih berat.
Presiden Xi Jinping menggencarkan kampanye melawan korupsi sebagai agenda pemerintahannya. Banyak tokoh-tokoh politik dipenjarakan setelah ditangkap karena kasus korupsi.
Hampir setiap hari media pemerintah melaporkan para pejabat yang tengah diselidiki atau dihukum atas tuduhan-tuduhan penyuapan, penyalahgunaan kekuasaan atau praktik-praktik korupsi lainnya.
Badan pelaporan atau Central Committee for Discipline Inspection - jarang menjelaskan metodologinya atau bukti apa yang dipertimbangkan, dan tidak ada rincian lainnya yang diberikan dalam pernyataan singkat soal hukuman tersebut.
Jumlah orang-orang yang ditangkap pada tahun 2015 dirilis selama sidang parlemen tahunan China.
Analis BBC China Michael Bristow mengatakan, tidak diragukan lagi ini adalah sebuah peringatan untuk para delegasi yang berkumpul di Beijing bahwa Partai Komunis akan terus memburu para pejabat yang korup.
Beberapa pengamat melihat kampanye anti-korupsi ini sebagai cara bagi Partai untuk mengendalikan para pejabat yang mencari berpengaruh, atau mengejar dendam-dendam pribadi.
(nwk/nwk)










































