Korsel Tuding Korut Pakai Gaji Buruhnya di Kaesong untuk Danai Program Senjata

Korsel Tuding Korut Pakai Gaji Buruhnya di Kaesong untuk Danai Program Senjata

BBC World - detikNews
Senin, 15 Feb 2016 16:02 WIB
Jakarta -

Korea Selatan menuding Korea Utara menggunakan 70% dari gaji yang diterima para pekerja di kawasan industri gabungan Kaesong untuk mendanai program senjata.

Korea Selatan menuding Korea Utara menggunakan 70% dari gaji yang diterima para pekerja di kawasan industri gabungan Kaesong untuk mendanai program senjata dan barang-barang mewah pejabat.

Tudingan itu dikemukakan Hong Yong-pyo, menteri unifikasi Korsel, dalam wawancara yang disiarkan stasiun televisi nasional.

"Setiap mata uang asing yang didapatkan di Korea Utara ditransfer ke Partai Pekerja, yang kemudian mereka pakai untuk mengembangkan senjata nuklir atau rudal atau membeli barang-barang mewah," kata Hong, merujuk partai berkuasa di Korut.

Selama ini, gaji para karyawan asal Korut di kawasan industri Kaesong dibayarkan ke pemerintah Korut, bukan ke para karyawan secara langsung. Uang yang ditransfer menggunakan dollar Amerika Serikat. Jumlahnya diperkirakan mencapai US$508 juta atau Rp6,8 triliun.

Korut mengusir semua warga Korsel di Kaesong dan membekukan aset-aset perusahaan Korsel,

Hong menuduh 70% dana yang ditransfer disimpan oleh pemerintah Korut, sedangkan para karyawan diberi kupon makanan, bahan-bahan pokok kebutuhan hidup, dan mata uang lokal.

Korsel mengaku tudingan itu dilandasi laporan dari "berbagai sumber". Adapun soal dari mana angka 70% didapat, pemerintah Korsel tidak memberi rincian.

Pekan lalu, Seoul memutuskan menutup kawasan industri Kaesong setelah Pyongyang menggelar peluncuran satelit.

Hong mengatakan penutupan itu disebabkan "Korea Utara hanya akan mengintesifkan pengembangan senjata dan kami perlu menempuh langkah menentukan guna mengatasi kekhawatiran rakyat kami mengenai masalah keamanan."

Korut menanggapi keputusan Korsel dengan menyebutnya sebagai "deklarasi perang".

Semua warga Korsel di Kaesong juga diusir dan aset-aset perusahaan Korsel dibekukan. Korut juga berjanji memotong sambungan komunikasi dengan pemerintah Korsel.

Kompleks industri gabungan Kaesong terletak di wilayah Korea Utara, tak jauh dari zona demiliterisasi.

Data dan fakta soalKaesong
  • Kompleks industri gabungan yang terletak di wilayah Korea Utara, tak jauh dari zona demiliterisasi
  • Diluncurkan pada 2004 sebagai sumber keuangan bagi Korut
  • Sebanyak 124 perusahaan beroperasi di sana, yang mencakup perusahaan tekstil, suku cadang kendaraan, dan semikonduktor
  • Perusahaan-perusahaan Korsel membayar sekitar US$100 juta per tahun untuk gaji karyawan di Kaesong. Sekitar 54.000 karyawan asal Korut bekerja di kawasan itu.
  • Pada April 2013, kompleks itu ditutup selama empat bulan, setelah AS dan Korsel menggelar latihan militer yang memicu kemarahan Korut.
(nwk/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini