
Para pengungsi Suriah di sebuah kamp di dekat kota Azaz, yang dekat dengan perbatasan Turki.
Jumlah warga Suriah yang mencoba menyeberang ke Turki di tengah meningkatnya pertempuran di Suriah utara berlipat ganda, kata seorang pejabat Turki.
Gubernur Provinsi Kilis, Turki, yang berbatasan dengan Suriah, mengatakan 35.000 pengungsi sudah mencapai wilayah perbatasan, naik dari perkiraan sebelumnya, sekitar 20.000 orang pada hari Jumat (05/02).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pengungsi ini melarikan diri dari serangan pemerintah Suriah terhadap posisi-posisi yang dikuasai pemberontak di dekat kota Aleppo, di sebelah utara.
Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Suriah -dengan didukung serangan udara Rusia- telah mendapatkan serangkaian kemenangan di sekitar kota terbesar Suriah itu.
Pada hari Sabtu (06/02), Gubernur Kilis, Suleyman Tapsiz, mengatakan Turki dapat menolong para pengungsi yang ada di dalam wilayah Suriah.
"Pintu kami tidak tertutup, tetapi saat ini tidak perlu untuk menerima orang-orang itu di perbatasan kami," katanya.
Turki telah memasok makanan, tempat berlindung, dan selimut kepada ribuan warga sipil yang terdampar di perbatasan di wilayah Suriah.
(nrl/nrl)











































