DetikNews
Minggu 07 Februari 2016, 12:17 WIB

Ratusan Orang Terjebak di Reruntuhan Akibat Gempa Taiwan

BBC World - detikNews
Jakarta -

Kompleks apartemen Weiguan Jinlong (Naga Emas) setinggi 17 lantai itu sedikitnya dihuni 256 orang.

Total ada 132 orang yang masih terjebak di bawah reruntuhan blok apartemen di Tainan, Taiwan, setelah gempa mengguncang pada Sabtu, menurut pejabat.

Tim penyelamat mengatakan, 29 orang mungkin bisa dijangkau, namun lainnya terkubur lebih dalam di reruntuhan blok apartemen setinggi 17 lantai tersebut.

Empat belas orang terkonfirmasi meninggal setelah gempa yang terjadi pada Sabtu pagi.

Sekitar 350 orang bisa ditarik keluar dari reruntuhan dengan selamat.

Petugas menggunakan tangga untuk melewati tumpukan puing.

Tim penyelamat mengatakan 29 orang bisa dijangkau, namun lainnya terkubur lebih dalam di reruntuhan apartemen 17 lantai tersebut.

Blok apartemen tersebut hanya satu dari beberapa gedung yang runtuh di Tainan saat gempa dengan kekuatan 6,4 skala Richter menghantam.

Salah satu korban tewas adalah bayi yang baru lahir. Hampir 500 orang terluka, dan 92 masih berada di rumah sakit.

Presiden Ma Ying-jeou menjanjikan "upaya habis-habisan" untuk menyelamatkan orang-orang.

Lebih dari 800 tentara diturunkan dalam upaya penyelamatan, dengan bantuan peralatan teknologi tinggi dan anjing pencari, dan penampungan pun akan disiapkan untuk mereka yang kehilangan rumah di kota berpenduduk dua juta orang tersebut.

Lebih dari 800 tentara diturunkan dalam upaya penyelamatan dengan bantuan peralatan teknologi tinggi dan anjing pencari.

Kompleks apartemen Weiguan Jinlong (Naga Emas) setinggi 17 lantai itu sedikitnya dihuni 256 orang, dan saling menubruk satu dengan lainnya saat gempa terjadi sebelum jam 04:00 Sabtu pagi (03:00 WIB).

Siaran televisi menunjukkan tim penyelamat yang berusaha menjangkau orang-orang yang terperangkap di reruntuhan, menggunakan tangga untuk melewati tumpukan puing.

Lebih dari 200 orang berhasil diselamatkan, namun menurut pihak berwenang, satu bayi, seorang anak perempuan dan dua pria dewasa termasuk dalam 12 korban tewas dari kompleks tersebut. Di beberapa bagian kota lainnya, sedikitnya dua korban tewas karena tertimpa reruntuhan.

Menteri Dalam Negeri Chen Wei-jen mengatakan akan menurunkan penyelidik untuk memeriksa apakah konstruksi gedung sesuai dengan ketentuan.

Penyelidikan akan dilakukan untuk memastikan konstruksi gedung sesuai dengan ketentuan keamanan.

Gempa yang terjadi cukup dangkal, sehingga artinya dampaknya akan terasa lebih keras, kata US Geological Survey.

Sedikitnya terjadi lima gempa susulan, dan gempa utama terasa sampai ibu kota Taipei, sekitar 300km jauhnya.

Taiwan terletak dekat persimpangan dua plat tektonik dan sering mengalami guncangan.

Cina sudah menawarkan bantuan meski sampai setidaknya sampai saat ini, mengingat skala bencana yang cukup terbatas, tampaknya bantuan luar negeri tak dibutuhkan, kata John Sudworth dari BBC melaporkan dari Beijing.


(nrl/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed