Seorang pencari suaka asal Aljazair menjadi tersangka pertama yang ditahan kepolisian Jerman terkait dugaan penyerangan seksual di Cologne pada malam Tahun Baru.
Pria yang identitasnya tidak disebutkan itu ditahan di tempat penampungan pengungsi di Kota Kerpen, sekitar 30 kilometer sebelah barat daya Kota Cologne, pada akhir pekan lalu, kata jaksa penuntut.
Pria berusia 26 tahun tersebut ditahan atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan dan mencuri telepon selulernya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian Cologne kini tengah menyelidiki 21 orang, namun sebagian besar tidak terkait dengan pelanggaran non-seksual. Delapan orang di antara mereka masih ditahan menunggu sidang pengadilan, kata jaksa penuntut Ulrich Bremer.
Pemerintah federal Jerman dan kepolisian Cologne mendapat tekanan dari khalayak di Jerman untuk melakukan pendekatan lebih ketat pada migrasi, terutama setelah beberapa laporan mengemuka bahwa sejumlah orang asal Afrika Utara menargetkan perempuan secara sistematis pada malam Tahun Baru.
Pada Desember, jumlah pencari suaka yang datang ke Jerman dari Aljazair dan Maroko meningkat signifikan. Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan jumlah pencari suaka dari kedua negara itu mencapai kurang dari 1.000 orang pada Juni, namun mencapai 2.300 orang pada Desember 2015.
(nwk/nwk)











































