
Kekosongan algojo membuat pelaksanaan hukuman mati terus ditunda di Zimbabwe.
Pelaksanaan hukuman mati terhadap terpidana di Zimbabwe mengalami penundaan karena negara di Afrika ini tidak mempunyai satu pun algojo.
Masalah ini baru mengemuka dalam suatu sidang di Mahkamah Konstitusi Zimbabwe.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, lewat Mahkamah Konstitusi mereka mengajukan permohonan agar hukuman mati yang ditimpakan kepada mereka diubah menjadi hukuman penjara seumur hidup.
Dalam sidang ini, jaksa penuntut umum mengakui bahwa sejauh ini tak ada satu orang pun yang tertarik melamar lowongan menjadi algojo.
Mahkamah Konstitusi belum mengeluarkan keputusan mengenai kasus itu.
Pada tahun 2013, pemerintah Zimbabwe mengumumkan sudah berhasil merekrut seorang algojo. Posisi tersebut sempat kosong sejak 2005.
Tidak jelas apakah orang yang ditunjuk pada tahun 2013 tersebut mengundurkan diri atau berakhir masa tugasnya sehingga sekarang posisi algojo kosong.
(ita/ita)










































