Kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) mengeksekusi lima pria yang mereka katakan "melakukan kegiatan mata-mata" untuk pemerintah Inggris.
Video yang dikeluarkan ISIS melalui YouTube hari Minggu (03/01) memperlihatkan eksekusi dilakukan dengan tembakan pistol dari jarak dekat.
Kelimanya "mengakui kesalahan mereka" dan sebelum eksekusi dilakukan, salah seorang pelaku -yang berbicara dengan aksen Inggris- mengancam pemerintah pimpinan Perdana Menteri David Cameron.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milisi berseragam militer ini mengatakan betapa anehnya PM Cameron, pemimpin negara kecil, mengancam ISIS dengan segelintir pesawat.
Ia mengatakan bahwa suatu saat nanti ISIS akan menginvasi Inggris dan menerapkan hukum Islam di negara tersebut.
Pemerintah Inggris, dengan didukung oleh militer, memutuskan melancarkan serangan udara terhadap milisi ISIS di Suriah setelah terjadi serangan di Paris, pertengahan November, yang menewaskan 130 orang. (nwk/nwk)











































