
Daniel Holtzclaw menangis saat vonis bersalah dibacakan.
Seorang petugas polisi Oklahoma City dinyatakan bersalah memperkosa dan melakukan penyerangan seksual terhadap sejumlah perempuan kulit hitam di kawasan berpenduduk miskin tempat ia bertugas.
Daniel Holtzclaw, 29 tahun, mencegat sejumlah perempuan saat ia keluar berpatroli, lalu menggeledah dan memperkosa mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juri merekomendasikan kurungan penjara selama 263 tahun dan ia akan divonis pada bulan Januari 2016 mendatang.
"Keadilan ditegakkan hari ini, dan seorang penjahat berseragam akan masuk penjara sekarang," kata jaksa Negara Bagian Oklahoma, David Prater.

Unjuk rasa berlangsung di luar ruang sidang saat juri tengah berunding.
Sidang di pengadilan mendengarkan kesaksian dari sejumlah perempuan.
Sang nenek mengungkapkan bahwa ia tengah dalam perjalanan pulang larut malam saat Holtzclaw menariknya masuk ke mobil patroli, dan bertanya apakah dirinya mabuk, lalu Holtzclaw memerintahkannya untuk melakukan oral seks.
Korban lain, yang berusia 17 tahun, mengatakan Holtzclaw menghentikan mobil patroli ketika ia sedang pulang ke rumahnya suatu malam, ia mengatakan bahwa ia harus menggeledahnya, lalu ia dipaksa menanggalkan pakaian dan memperkosanya.
Pengacara Holtzclaw bersikeras bahwa kliennya telah berupaya untuk membantu para pecandu narkoba dan pelacur yang dijumpainya kala ia bertugas. Banyak perempuan memiliki catatan penangkapan atau sejarah penyalahgunaan narkoba.











































