Bekas Wali Kota New York, Rudy Giulani, menyatakan, memang ada 'segelintir' orang di New York bersorak merayakan terjadinya Serangan 11 September 2001.
Tetapi Rudy Giuliani, yang menjabat wali kota tatkala serangan terjadi, menyanggah pernyataan bakal calon Partai Republik, Donald Trump, bahwa ada ribuan orang terlibat dalam sorak sorai itu.
Pernyataan Trump itu sudah pula disanggah oleh para pemimpin politik lokal, karena ketiadaan bukti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Giuliani, yang mencoba maju sebagai calon presiden Partai Republik saat Pemilihan Presiden tahun 2008, mengatakan: "Kami memang mendapat laporan tentang perayaan-perayaan, ada segelintir yang melakukannya di daerah Queens, beberapa di Brooklyn."
Ia mengatakan, dalam sebuah laporan yang kemudian terbukti kebenarannya, para pemilik sebuah toko yang melakukan perayaan itu, lalu anak-anak sekitar "memukuli mereka."
Bekas komisioner polisi New York, Bernard Kerik, mendukung pernyataan Giuliani, dan mengatakan, "10-50" orang dilaporkan merayakan kebrrhasilan serangan itu di beberapa bagian kota New York.
(nwk/nwk)











































