Pemerintah Singapura memangkas penerbitan yang dilarang dari 257 menjadi 17, dengan alasan berdasarkan standar dewasa ini, konten dari sejumlah penerbitan tersebut sudah bisa diterima.
Salah satu yang boleh beredar adalah Memoirs of a Woman of Pleasure yang lebih dikenal dengan Fanny Hill karya John Cleland.
Novel ini diterbitkan pada 1748 dan dianggap sebagai novel erotik pertama berbahasa Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang juga boleh terbit adalah buku sejarah komunis Cina, The Long March.
Dari 17 penerbitan yang masih dilarang di antaranya adalah buku-buku denominasi Kristen Saksi-Saksi Yehuwa (Jehovah's Witnesses) yang diterbitkan Watch Tower Bible and Tract Society dan International Bible Students Association.
Pemerintah Singapora melarang Jehovah's Witnesses dan buku-buku mereka pada 1972 setelah mereka menolak wajib militer dan tidak bersedia menyanyikan lagu kebangsaan Singapura.
(nwk/nwk)











































