"Di akhir konferensi, ada Malang Message (atau Pesan Malang) yang membahas ISIS," ujar Sekjen ICIS, Kyai Hasyim Muzadi, saat pembukaan konferensi, Senin 23 November.
Mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama ini menambahkan rumusan menangkal ISIS akan menjadi sumbangan Indonesia kepada dunia, yaitu dengan menerapkan pendidikan moderat yang sebelumnya tak pernah dibahas dalam konferensi Islam lainnya.
"Menerapkan Islam yang sebenarnya. Islam yang ramah, bukan yang marah. Cegah ekstrem kiri dan maupun ekstrem kanan," Kyai Muzadi.
Β
Pertemuan ICIS di Malang, Jawa Timur, berlangsung hingga Rabu 25 November dengan dihadiri wakil dari 23 negara.
ICIS merupakan sebuah dialog lintas negara yang berdiri tahun 2002 untuk menangkal terorisme akibat efek konflik atau peperangan di Timur Tengah dengan menawarkan Islam moderat di tengah pergolakan dunia Barat dan Timur Tengah.
Munculnya kelompok militan ISIS yang menguasai sebagian wilayah di Suriah dan Irak juga menarik perhatian umat Islam dari Indonesia.
Diperkirakan sekitar 428 warga Indonesia bergabung dengan ISIS, yang mengaku bertanggung jawab dalam rangkaian serangan di Paris, Jumat (13/11), yang menewaskan 129 orang.
(nwk/nwk)











































