Calon presiden Argentina, Mauricio Macri, memenangi pemilu presiden di negara yang beribukota di Buenos Aires itu.
Berdasarkan hasil penghitungan sebagian besar suara, Macri, yang berasal dari partai konservatif Republican Proposal (PRO) yang merupakan partai oposisi di Argentina, memeroleh 53% suara. Saingannya, Daniel Scioli, mendapat sisa suara.
Pada periode pertama pemungutan suara, Oktober lalu, Macri, yang merupakan walikota Buenos Aires, kalah terhadap Scioli, yang menjabat gubernur Provinsi Buenos Aires.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Scioli pun perlahan mulai kehilangan dukungan menjelang pemilu periode-kedua pertama di Argentina itu.
Berantas korupsi
Β
Macri, yang merupakan pimpinan koalisi Cambiemos atau "Ayo Berubah", datang ke tempat pemungutan suara, Minggu (22/11), dengan percaya diri setelah survei berbagai lembaga menyebut dukungan masyarakat semakin besar terhadapnya.
Dalam kampanyenya, politisi yang merupakan putra dari salah satu orang terkaya di Argentina, Francesco Macri itu, menjanjikan akan memajukan ekonomi dengan meningkatkan investasi dan memberantas korupsi.
Kemenangan Macri menjadi kemenangan pertama partai konservatif pada pemilu presiden, dalam lebih dari satu dekade terakhir.











































