China membela pembangunan infrastruktur di kepulauan sengketa di Laut China Selatan.
Pemerintah Beijing menyatakan tidak bermaksud memiliterisasi daerah itu dan menuduh Amerika Serikat melakukan provokasi dengan mengirim kapal angkatan laut ke wilayah tersebut bulan lalu.
Pernyataan wakil menteri luar negeri China disampaikan di sela-sela KTT tahunan ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari Rabu (18/11) Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mendesak China untuk menghentikan reklamasi lahan di perairan sengketa.
China berulang kali mengatakan proyek tersebut tidak melanggar hukum.
Reklamasi wilayah yang dimulai akhir tahun 2013 itu menjadikan karang yang di bawah permukaan laut menjadi pulau.
"Membangun dan mempertahankan fasilitas militer, ini diperlukan pertahanan nasional China disamping untuk melindungi kepulauan dan karang tersebut," kata Wakil Menteri Luar Negeri China Liu Zhenmin.
China, menurut Liu, berencana memperluas dan memperbaiki fasilitas sipil di kepulauan itu dengan alasan "agar lebih baik melayani kapal komersial, nelayan, membantu kapal yang bermasalah dan memberikan layanan umum."
(nwk/nwk)











































