Apple Minta Maaf Terkait Tudingan Rasisme

Apple Minta Maaf Terkait Tudingan Rasisme

BBC Magazine - detikNews
Kamis, 12 Nov 2015 17:14 WIB
Jakarta -
Apple store

Seorang petugas Apple cemas anak-anak itu akan mengutil di toko mereka di Melbourne.

Apple telah menyampaikan permintaan maaf kepada enam anak sekolah yang diminta meninggalkan toko-toko Apple di Australia, yang oleh anak-anak sekolah itu digambarkan sebagai peristiwa rasis.

Rekaman kejadian di pusat pertokoan Highpoint, Melbourne, muncul Selasa (10/11), memicu kecaman keras di media sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang petugas toko terdengar mengatakan bahwa pihak keamanan cemas bahwa anak-anak itu akan mengutil.

Apple mengatakan, manajer toko telah meminta maaf pada anak-anak yang semuanya kulit hitam itu, juga kepada kepala sekolah mereka.

Siswa yang merekam kejadian itu, Francis Ose, menulis di Facebook: "Jelas rasisme - mereka mesti minta maaf karenanya (sic)."

'Kemarahan kami reda'

Siswa lain yang ikut dalam kejadian itu, Mohamed Semra, mengatakan di Facebook bahwa mereka puas dengan tanggapan Apple.

"Mereka meminta maaf, jadi (kemarahan) kami reda. Tak perlu membawa persoalan ini lebih jauh lagi," tulisnya.

Video kejadian itu ditonton lebih dari 40.000 kali di Facebook.

Di dalam rekaman itu, terdengar seorang pegawai berkata, "orang-orang ini ... cuma agak cemas saja kalau-kalau mencuri sesuatu."

Tatkala anak-anak itu memprotes, pegawai itu berkata, "tak ada bantah-bantahan - saya harus meminta kalian untuk meninggalkan toko kami."

Semua anak itu adalah murid kelas 10 di Maribyrnong College, Melbourne.

(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads