Seorang anak yang hilang di Alabama sejak 2002 lalu ditemukan selamat di Ohio bersama ayahnya, yang telah didakwa dengan kasus penculikan, seperti disampaikan oleh otoritas setempat.
Anak laki-laki itu, Julian Hernandez, hilang ketika berusia lima tahun dan sekarang 18 tahun, tinggal bersama dengan ayahnya di Cleveland.
Bobby Hernandez, 53 tahun, ditangkap dan ditahan di sebuah penjara di Ohio.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Julian bermasalah dengan nomor Jaminan sosial ketika mendaftar ke universitas dan meminta bantuan kepada seorang konselor sekolah.

Julian Hernandez tinggal di rumah ayahnya bersama dengan seorang perempuan dan dua anak lain.
Konselor itu menyadari bahwa pria 18 tahun tersebut tercantum dalam daftar anak hilang yang dikeluarkan oleh Pusat nasional untuk Anak-anak Hilang dan dieksploitasi.
Badan ini bekerja sama dengan kepolisian Alabama dan Pusat nasional untuk Anak-anak Hilang dan dieksploitasi untuk memastikan identitas anak laki-laki ini.
Ibunya telah diberitahu bahwa anaknya telah ditemukan dan mengaku sangat bahagia. Tetapi dia juga sedikit skeptis karena ada banyak kesalahan dalam pencarian anak laki-lakinya selama beberapa tahun.
Ayahnya juga didakwa dengan kasus perusakan catatan di Ohio sehingga dia bisa mendapatkan SIM pada 2012.

Bobby Hernandez, didakwa dengan kasus penculikan.
Saat ini dia ditahan di penjara Cuyahoga County di Ohio dengan jaminan sebesar US$250.000 atau Rp 3 milliar.
Otoritas menduga selama anak laki-laki ini hilang, ayahnya kemungkinan melakukan kejahatan.
Sebuah data orang hilang menunjukkan Hernandez mengatakan dia menjemput anaknya di sekolah pada Agustus 2002 tetapi kemudian melarikan diri.
Tidak diketahui apakah Julian mengetahui dia merupakan anak hilang. Selama ini dia tinggal bersama dengan seorang perempuan dan dua anak lainnya di rumah ayahnya.
"Dia sekarang 18 tahun, dia merupakan orang dewasa, jadi terserah kepadanya apakah dia ingin kembali," kata polisi Vestavia Hills Alabama, Letnan Johnny Evans.











































