Canda Polisi Australia Mengenang Film Back to the Future

Canda Polisi Australia Mengenang Film Back to the Future

BBC Magazine - detikNews
Rabu, 21 Okt 2015 19:47 WIB
Canda Polisi Australia Mengenang Film Back to the Future
Polisi Queensland seolah-olah menggunakan hoverboard, alat transport dalam Back to the Future.
Jakarta - Kepolisian Queensland di Australia mengatakan mereka mengerahkan 'unit hoverboard' -atau papan peluncur yang melayang- setelah tabrakan sebuah mobil berwarna perak.

Mobil melaju dengan kecepatan 88m/jam atau 141km/jam menabrak tiang listrik sehingga menyebabkan aliran listrik putus dan menghentikan jam di kota, begitulah pernyataan yang maksudnya bercanda tersebut.

Canda itu merupakan satu dari banyak hal yang akan muncul pada hari Rabu (21/10), yang merupakan hari Back to the Future, seri film yang terkenal tahun 1980-an tentang mobil yang bisa melakukan perjalanan waktu.

 

Para penggemar film itu di seluruh dunia merayakan 21 Oktober 2015 -yang dikunjungi Marty dan Doc pada tahun 1989 dalam film Back to the Future II.

Hoverboard atau papan peluncur yang melayang merupakan salah satu alat transportasi yang digunakan dalam film tersebut.

 

Sering bercanda

Tabrakan yang disebutkan dalam pernyataan bercanda polisi Queensland mencerminkan saat-saat ketika Marty McFly -karakter berusia 17 tahun yang diperankan Michael J. Fox- dan Doc ingin melompat ke waktu masa depan, dengan menggunakan tenaga listrik dari kabel listrik di pusat kota, yang memiliki menara jam.

"Seorang pria berusia 17 tahun didakwa dan memiliki surat izin mengemudi yang masa berlakunya sudah habis 30 tahun lalu," seperti tertulis dalam pernyataan bercanda polisi.

 

"Penyelidikan atas kendaraan itu dan kapasitor arus listrik sedang berlangsung."

Lelucon diterbitkan di media sosial dengan gambar para polisi yang menggunakan hoverboard.

Kepolisian Queensland terkenal dengan pesan-pesan ringan di media sosial, seperti antara lain memperingatkan pengendara mobil berhati-hati karena jalanan basah digenangi air mata para penggemar Top Gear, ketika pembawa acara utamanya, Jeremy Clarkson, dipecat BBC.

Mereka juga pernah menulis pesan jangan 'go ape' atau 'menjadi kera' ketika sebuah truk yang mengangkut pisang tabrakan.

(nwk/nwk)



Berita Terkait