
Kepolisian di London mengatakan masih berniat menangkap Assange yang berlindung di Kedutaan Ekuador.
Polisi di London tak lagi mengawasi Julian Assange, pendiri Wikileaks, yang meminta perlindungan di kantor Kedutaan Ekuador selama tiga tahun terakhir.
Pendiri situs pembocor rahasia tersebut berada di kantor Kedutaan Ekuador di London untuk menghindari penahanan dan ekstradisi ke Swedia di mana ia menghadapi dakwaan pemerkosaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasi polisi London ini diperkirakan telah menelan biaya tak kurang dari US$18 juta atau sekitar Rp242 miliar.
Assange mengatakan dirinya memutuskan berlindung di kantor kedutaan asing di London -dengan begitu polisi Inggris tak bisa masuk- karena khawatir kalau ia diekstradisi ke Swedia, maka aparat di negara tersebut akan menyerahkannya ke Amerika Serikat.
Di Amerika ini, menurut Assange, dirinya bisa menghadapi dakwaan mata-mata karena menerbitkan dokumen-dokumen rahasia milik pemerintah di Washington di situs yang ia dirikan, Wikileaks.
(nwk/nwk)











































