
Tentara dikerahkan untuk mempertahankan sebagian wilayah Kunduz.
Kelompok Taliban dan sekutu-sekutunya di Afghanistan menguasai separuh kota terbesar kelima di negara itu, Kunduz, dengan melancarkan serangan dari tiga arah.
Kepastian tersebut disampaikan oleh juru bicara kepolisian Kunduz, Sayed Sarwar Husaini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkannya pula, pemberontak Taliban membebaskan sekitar 500 tahanan.
Serangan dilancarkan Senin (28/09) sebelum subuh dari tiga arah yang menjadikannya sebagai perebutan wilayah perkotaan paling besar selama beberapa tahun di Afghanistan.
Kelompok Taliban dilaporkan memblokir jalan-jalan ke arah selatan sehingga pasukan pemerintah menemui kesulitan menerjunkan pasukan tambahan dari ibu kota, Kabul.

Kepulan asap terlihat di sebuah kantor polisi di Kunduz.
Mereka juga mengibarkan bendera di sejumlah titik, termasuk alun-alun kota.
Serangan terhadap kota Kunduz, yang berpenduduk lebih dari 300.000 orang, menelan korban jiwa di kedua belah pihak dan juga warga biasa.










































