
Ayoub El-Khazzani melakukan penyerangan dalam kereta Amsterdam-Paris.
Upaya penyerangan oleh orang bersenjata di dalam kereta di Prancis pekan lalu sudah direncanakan dan dipersiapkan matang-matang, menurut jaksa Prancis.
Ayoub El-Khazzani, 25 tahun, membawa 270 butir peluru untuk senapannya dan sebotol bensin yang akan ia gunakan untuk penyerangan, kata jaksa Prancis Francois Molins kepada wartawan Selasa (25/08).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ia berhasil ditaklukkan oleh penumpang dalam kereta Thalys, hari Jumat pekan lalu.
Saat itu kereta sedang dalam perjalanan dari Amsterdam menuju ke Paris dengan membawa 554 orang penumpang di dalamnya.
Tak ada korban jiwa dalam serangan itu.
Dua orang warga Amerika dan seorang warga Inggris menggagalkan serangan itu dan mereka dianugrahi medali kehormatan karena keberanian mereka.
Jaksa Molins mengatakan penyelidikan resmi aksi terorisme ini telah dibuka, dan ia menambahkan bahwa pihak berwenang Eropa lainnya telah memberi informasi mengenai perjalanan sang tersangka dan hubungannya dengan kelompok Islam radikal.
(nwk/nwk)











































