Belum Ada Solusi untuk Masalah Sampah di Lebanon

Belum Ada Solusi untuk Masalah Sampah di Lebanon

BBC World - detikNews
Rabu, 26 Agu 2015 05:37 WIB
Belum Ada Solusi untuk Masalah Sampah di Lebanon
Foto: Reuters
Beirut -
Lebanon

Petugas memindahkan penghalang beton di Beirut sementara kabinet mengadakan rapat darurat menangani krisis sampah.

Kabinet di Lebanon gagal mencapai kesepakatan bagaimana mengatasi krisis sampah yang sedang melanda negara itu.

Tumpukan sampah berserakan tak terangkut dan dibiarkan membusuk di jalan-jalan di Beirut dan di mana-mana sejak tempat pembuangan sampah ditutup bulan lalu. Keadaan ini sudah menyebabkan protes yang meminta pemerintahan sekarang mundur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Protes sempat berubah menjadi bentrokan dengan kekerasan sesudah polisi mencoba membubarkan para pemrotes dengan menggunakan meriam air. Namun kabinet Lebanon menolak penawaran kontrak pengelolaan sampah yang baru, dengan alasan harga itu terlalu tinggi.

Sebanyak enam orang menteri yang berasal dari faksi Hezbollah melenggang keluar dari ruang rapat sebelum keputusan diambil. Hezbollah kemudian mengeluarkan pernyataan yang menyatakan mereka mendukung protes terhadap pemerintah.

Kantor berita Reuters mengabarkan, Hezbollah menyatakan mengutuk "korupsi yang memburuk dan menumpuk" yang tercermin dari pengelolaan sampah itu.

Laporan media dan pegiat di Lebanon menuduh bahwa pemberian kontrak kepada beberapa perusahaan sampah terjadi berdasarkan afiliasi politik dan menjadi cermin bagi tuduhan korupsi dan politisasi dari persoalan ini.

(imk/imk)


Berita Terkait