
Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, meresmikan pembukaan kedutaan besar AS di Havana.
Amerika Serikat membuka kembali kedutaan mereka di Havana, ibu kota Kuba, yang ditutup pada tahun 1961, pada saat puncak Perang Dingin.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, menjadi pejabat Amerika yang melakukan peresmian terhadap kedutaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga orang bekas anggota marinir Amerika yang terakhir kali menurunkan bendera pada saat penutupan kedutaan di tahun 1961, diberi tugas untuk menaikkan kembali bendera Amerika pada upacara itu.
Presiden Obama dan rekannya dari Kuba, Raul Castro, sepakat bulan Desember lalu untuk mengembalikan hubungan diplomatik kedua negara.
Sejak kesepakatan itu, AS telah memperlonggar pembatasan-pembatasan terkait perjalanan dan perdagangan.
Fidel Castro sendiri tidak menyambut terlalu antusias pemulihan hubungan itu dengan membuat surat terbuka untuk rakyat Kuba.
Kuba sendiri telah membuka kedutaan besar mereka di Washington pada bulan Juli lalu.
(ahy/ahy)











































