
Bencana tanah longsor terjadi tatkala Topan Soudelor melanda bagian selatan Cina.
Sedikitnya 40 orang dilaporkan hilang setelah tanah longsor menerjang sebuah daerah di Provinsi Shaanxi, Cina.
Beberapa pejabat setempat mengatakan tanah longsor mengubur 15 bangunan asrama dan tiga rumah milik perusahaan tambah Shaanxi Wuzhou di Distrik Shanyang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, sebagaimana dilaporkan stasiun televisi CCTV, aksi sejumlah regu penyelamat terhambat oleh hujan deras.
Kini, di daerah sekitar tanah longsor, puluhan serdadu dan anjing pelacak berupaya mencari tanda-tanda kehidupan.
Tanah longsor itu terjadi tatkala Topan Soudelor melanda bagian selatan Cina serta mendatangkan angin kencang dan hujan.
Pada 9 Agustus, paling tidak 12 orang tewas di Cina tenggara karena Topan Soudelor yang menyebabkan banjir dan longsor.
Sehari sebelumnya, ribuan orang diungsikan dan jutaan rumah tidak memiliki pasokan listrik saat Topan Soudelor menimpa provinsi Fujian dan Zhejiang.
Pemerintah Provinsi Fujian meningkatkan tingkat kewaspadaan topan ke peringkat tertinggi untuk menghadapi badai.
Paling tidak 163.000 orang diungsikan ke tempat yang lebih tinggi.
(nwk/nwk)











































