DetikNews
Kamis 30 Juli 2015, 16:15 WIB

Cahaya Aurora Ditemukan di Luar Tata Surya

BBC Magazine - detikNews
Jakarta -

Aurora dengan cahaya sejuta kali lebih terang dari Aurora Borealis, terlihat di luar tata surya kita untuk pertama kalinya, ungkap para ilmuwan.

Sebuah tim internasional mendeteksi tampilan cahaya seputar sebuah bintang kate coklat sekitar 18 tahun cahaya jauhnya di konstelasi Lyra.

Mereka mengatakan cahaya itu tampak seperti Cahaya Utara, lebih terang hingga satu juta kali dan cenderung berwarna lebih merah dan bukan hijau.

Temuan ini dilaporkan dalam jurnal Nature.

Dr Stuart Littlefair, astronom dari University of Sheffield, mengatakan, "Ini adalah pertama kalinya kami telah mengukuhan tentang terlihatnya aurora di luar tata surya."

Aurora berkilauan tergolong tampilan yang paling mempesona di Bumi. Kelebat cahaya begini juga dapat muncul di beberapa titik di semua planet di tata surya kita.

Aurora terjadi ketika partikel yang mendapat muatan dari matahari berinteraksi dengan atmosfer.

Aurora katai coklat berwarna merah dan sejuta kali lebih bersinar

Namun bintang kate coklat yang tercahayai, sebuah obyek yang terlalu kecil untuk dijadikan bintang namun terlalu besar untuk dijadikan sebuah planet, terletak lebih jauh di galaksi.

Disebut LSR J1835, kate coklat itu diamati menggunakan teleskop radio Very Large Array dan teleskop optik Hale dan Keck.

Para ilmuwan mengamati putaran cepat objek itu, dan mengamati bagaimana keragaman cahayanya.

"Perubahan kecerahan konsisten dengan apa yang kita lihat pada aurora," kata Dr Littlefair.

Aurora bintang kate itu berwarna merah karena partikel bermuatan terutama berinteraksi dengan hidrogen di atmosfer. Di Bumi, cahaya kehijauan disebabkan oleh elektron dari matahari yang menghantam atom oksigen.

Namun, para ilmuwan masih bertanya-tanya bagaimana pertunjukan cahaya itu dihasilkan.


(nwk/nwk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed