
Jonathan Pollard dihukum penjara seumur hidup pada 1987 karena memberikan dokumen rahasia kepada Israel.
Mantan agen intelijen Angkatan Laut Amerika Serikat, Jonathan Pollard, yang dinyatakan bersalah melakukan spionase untuk Israel, akan mendapatkan pembebasan bersyarat.
Hal itu disampaikan oleh tim pengacara Pollard, Selasa (28/07).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonathan Pollard, 60, diperkirakan akan dibebaskan pada bulan November setelah menjalani hukuman selama 30 tahun dari vonis penjara seumur hidup.
Pemerintah Israel berkali-kali telah menempuh sejumlah langkah agar Pollard dibebaskan lebih awal.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menepis anggapan bahwa pembebasan Pollard ada kaitannya dengan kesepakatan nuklir Iran baru-baru ini.
Sebelumnya muncul spekulasi bahwa pembebasan ini ditempuh Amerika Serikat untuk membantu melunakkan sikap Israel yang menentang keras kesepakatan.
Pollard divonis hukuman penjara seumur hidup pada tahun 1987, dua tahun setelah ia tertangkap di depan Keduataan Besar Israel di Washington ketika hendak mencari suaka.
(nwk/nwk)











































