
Sandra Bland berada tiga hari dalam tahanan polisi sebelum ditemukan meninggal
Seorang wanita Amerika Serikat Sandra Bland, yang meninggal di tahanan polisi setelah tiga hari berada dalam tahanan, pernah memberitahu penjaga selnya bahwa dia ingin bunuh diri.
Hal ini diungkap kepala polisi daerah Texas Glenn Smith pada hari Rabu (22/07) kepada kantor berita AP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Smith mengungkap pertanyaan yang diajukan kepada Bland sama dengan pertanyaan yang diajukan kepada setiap orang yang ditahan di penjara di Hempstead, Texas.
Smith menjelaskan penjaga penjara lain juga berbicara kepada Bland dan dia mengatakan bahwa Bland marah tapi tidak depresi.
Mereka mengatakan Bland terlihat tidak terganggu kejiwaaannya pada saat itu.

Kematian Sandra Bland menambah daftar kasus antara warga AS berkulit hitam dan polisi
Sebuah laporan petugas koroner mengatakan Sandra Bland, wanita Afrika-Amerika, bunuh diri dengan menggantung dirinya, namun hal ini diragukan keluarganya.
Bland ditangkap pada 10 Juli karena beradu mulut dengan polisi yang mencoba memberinya surat tilang karena tidak memberi sein saat mengendarai mobil.
Sebuah video dari insiden itu menunjukkan polisi mengancam Bland dalam pertengkaran tersebut dan berkata, "Saya akan menyetrum anda."
Para pengguna media sosial mempertanyakan keabsahan video itu, tapi polisi bersikeras mereka tidak mengedit video itu.
Pejabat setempat serta pihak FBI sedang menyelidiki kematian Bland.










































