Kelompok konservatif Amerika Serikat mengecam kesepakatan yang dicapai kekuatan dunia dengan pemerintah Iran soal nuklir.
Ketua DPR Amerika, John Boehner, dari partai Republik, mengatakan kesepakatan tersebut hanya akan membuat Iran "semakin berani".
"Bukannya menghentikan penyebaran senjata nuklir di Timur Tengah, kesepakatan ini kemungkinan akan memicu perlombaan senjata di dunia," kata Boehner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persetujuan tersebut membatasi kegiatan nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi internasional yang melumpuhkan negara itu.
Kongres AS memiliki waktu 60 hari untuk mempertimbangkan kesepakatan itu, meskipun Presiden Barack Obama telah mengatakan akan memveto usaha menghambat persetujuan.
Pemerintah Israel sangat mengecam kesepakatan itu.
Perundingan antara Iran dan enam kekuatan dunia -Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Cina, Rusia dan Jerman, biasa disebut (P5+1)- dimulai pada tahun 2006.
Kelompok P5+1 menginginkan Iran mengurangi kegiatan nuklir untuk memastikan negara itu tidak bisa membuat senjata nuiklir.
Iran yang menginginkan pencabutan sanksi internasional, selalu menegaskan kegiatan nuklirnya untuk tujuan damai.
(gah/gah)











































