Bendera Konfederasi 'Diturunkan Paksa' dari Gedung Parlemen South Carolina

Bendera Konfederasi 'Diturunkan Paksa' dari Gedung Parlemen South Carolina

BBC Magazine - detikNews
Senin, 29 Jun 2015 11:54 WIB
Jakarta - Seorang perempuan kulit hitam menaiki tiang bendera di lapangan gedung parlemen negara bagian South Carolina, AS dan menurunkan bendera Konfederasi yang kontroversial.

Bree Newsome, nama perempuan itu, menaiki tiang baja setinggi sembilan meter pada Sabtu (27/06) pagi, walaupun polisi menyuruhnya untuk turun, seperti dilaporkan Kantor berita Associated Press.

Newsome dan seorang pria yang membantu penurunan bendera itu kemudian ditangkap aparat polisi setempat. Bendera itu kemudian kembali dikibarkan pada tiang tersebut.

Newsome dan seorang pria yang membantu penurunan bendera itu kemudian ditangkap aparat polisi setempat. Bendera itu kemudian kembali dikibarkan pada tiang tersebut.

Tekanan untuk menurunkan bendera Konfederasi di Amerika Serikat menguat setelah kasus serangan bersenjata berlatar kebencian rasis yang menewaskan sembilan jemaat gereja di Charleston, South Carolina, dua pekan lalu.

Sang tersangka pelaku pembunuhan, Dylann Roof, diketahui tampil pada sejumlah foto dengan memegang bendera Konfederasi.

Tuntutan penurunan bendera

Awal pekan lalu, aksi menuntut penurunan bendera Konfederasi dari gedung parlemen Negara bagian South Carolina digelar di Kota Columbia.

Aksi serupa juga dilakukan di empat negara bagian lainnya, yaitu Texas, Mississippi, Virginia dan Tennesse, pada pekan ini.

Sebuah unjuk rasa mendukung bendera Konfederasi akan digelar pada hari Sabtu waktu setempat.

Para pendemo mendesak pejabat dan anggota parlemen negara bagian menghapus atribut-atribut Konfederasi dari kantor-kantor pemerintahan.

Tuntutan penurunan bendera Konfederasi juga menjadi isu hangat di media sosial yang ditandai #TakeItDown menjadi tren di kalangan pengguna Twitter di Amerika Serikat.

Juru bicara Gedung Putih, Eric Schultz mengatakan, Presiden Barack Obama menyetujui agar bendera Konfederasi "masuk museum".

Namun demikian, sebuah unjuk rasa mendukung bendera Konfederasi akan digelar pada hari Sabtu waktu setempat.

(nwk/nwk)



Berita Terkait