
Kepala humas Toyota asal Amerika Serikat, Julie Hamp, ditahan atas dugaan membawa zat narkotika penghilang nyeri ke Jepang.
Kepolisian Jepang menggeledah markas Toyota Motor di Toyota City serta kantor perusahaan otomotif itu di Tokyo.
Penggeledahan itu dilakukan menyusul penahanan kepala humas Toyota asal Amerika Serikat, Julie Hamp, atas dugaan membawa zat tertentu ke Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Toyota, Ryo Sakai, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa perusahaannya tidak akan memberikan komentar karena penyelidikan masih sedang berlangsung.
Namun, Presiden Toyota, Akio Toyoda, mengaku yakin bahwa Hamp tidak berniat melanggar hukum.
Hamp adalah kepala humas Toyota yang baru. Jabatan itu adalah posisi tertinggi yang pernah diduduki seorang perempuan dalam sejarah Toyota.
Hamp ditahan pada 18 Juni atas dugaan mengimpor oxycodone, zat narkotika penghilang nyeri ke Jepang. Keberadaan zat itu diatur secara ketat oleh aparat Jepang.
Polisi mengatakan zat tersebut berada dalam bingkisan yang Hamp kirimkan ke dirinya sendiri.
Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia membawa obat-obatan itu ke Jepang untuk membantunya dengan sakit di lututnya, lapor Kyodo News.
(nwk/nwk)











































