Sidang pria yang mengamuk dan memenggal seorang nenek, sedang berlangsung di London.
Palmira Silva, 82 tahun, sedang berada di tamannya ketika diserang Nicholas Salvador yang menikam dan memenggalnya, kata jaksa.
Pengadilan menyatakan Salvador bersenjata tongkat kayu dan parang. Dia ditangkap setelah dilumpuhkan senjata taser enam kali karena melawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaksa Jonathan Rees mengatakan pembunuhan terjadi tiga hari setelah Salvador kehilangan pekerjaan.
Tidak ada keraguan bahwa dia memang pembunuh Palmira Silva.
Saat pembunuhan pada sore hari tanggal 4 September 2014, Salvador tinggal berjarak tiga rumah dari Silva di Nightingale Road.
Pada hari penyerangan, terdakwa mempersenjatai diri dan memotong kepala kucing peliharaan tuan rumahnya, karena dia melihatnya sebagai "setan".
Dia kemudian melarikan diri lewat sejumlah taman belakang, menerobos masuk sebuah rumah dan menyerang sebuah mobil berisi dua anggota keluarga tempat dia tinggal.
Salvador meyakini dirinya membunuh mahluk supernatural dalam bentuk Hitler yang hidup kembali, atau setan dalam bentuk wanita manula, kata Rees.
(nwk/nwk)











































