
Selain penyerang, dua warga sipil dilaporkan tewas dalam serangan di gedung parlemen Afghanistan.
Dua warga sipil, seorang perempuan dan anak laki-laki berusa 10 tahun, ikut tewas dalam insiden ini sementara 40 anggota lainnya, termasuk dua anggota parlemen, cedera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Sediq Seddiqi, mengatakan bahwa para penyerang meledakkan bom mobil di pintu masuk gedung parlemen dan melepas tembakan bertubi-tubi selama lebih dari satu jam.
Kelompok militan Taliban mengatakan melancarkan serangan karena parlemen akan bersidang untuk menunjuk menteri pertahanan yang baru, Massoom Stanekzai.
Serangan terjadi ketika stasiun TV sedang melakukan siaran langsung dan para anggota parlemen terlihat berupaya menyelamatkan diri.
Taliban belakangan ini dilaporkan berhasil bergerak maju menguasai wilayah baru dan para wartawan melaporkan serangan di gedung parlemen ini sebagai upaya untuk memperlihatkan kekuatan mereka bertepatan dengan upaya untuk mempertemukan pemerintah Afghanistan dan Taliban.
(imk/imk)











































