Paus berdoa selama beberapa menit di depan kain yang disimpan di katedral di Torino tersebut dan memegang pigura dan bingkai gelas yang menjadi pelindung kain.
Setelah melihat kain yang biasa disebut Kain Kafan dari Torino tersebut, Paus menuju pusat kota dan memimpin misa yang diikuti sekitar 60.000 orang.
Paus Fransiskus mengatakan kain ini mestinya membuat orang-orang tidak hanya berpikir tentang Yesus tapi juga "semua orang yang menderita dan mengalami perlakuan secara tidak adil".
Di Torino Paus yang berasal dari Argentina ini juga menemui tahanan, imigran, dan pasien.

Paus Fransiskus berdoa selama beberapa menit di depan Kain Kafan dari Torino.
Sejak dipamerkan untuk pertama kalinya pada 2010, ratusan ribu orang telah melihat Kain Kafan dari Torino yang dikatakan memiliki gambaran Yesus.
Mereka yang skeptis mengatakan bahwa kain berasal dari abad pertengahan dan uji penanggalan karbon memperlihatkan bahwa kain ini berasal dari era 1260 hingga 1390.
(nwk/nwk)











































