Talha Asmal, remaja berusia 17 tahun, dilaporkan melakukan serangan bunuh diri dengan sasaran fasilitas pemurnian minyak di Baiji.
Beberapa akun media sosial yang terkait dengan ISIS mengatakan bahwa salah satu pelaku serangan adalah Asmal, yang sejak bergabung dengan ISIS memakai nama Abu Yusuf al-Britani.
Anggota dewan setempat, Masood Ahmed, mengatakan tidak ada tanda-tanda yang memperlihatkan bahwa Asmal mengalami radikalisasi.
Lorraine Barker, kepala sekolah tempat Asmal pernah menjadi murid, mengatakan bahwa Asmal adalah "siswa yang baik".
Para guru dan siswa-siswa lain juga mengatakan kaget mendengar kabar bahwa Asmal pergi ke Suriah Maret lalu bersama remaja Dewsbury lain, Hassan Munshi.
Keluarga Asmal mengatakan bahwa dia berinteraksi dengan "orang-orang radikal melalui internet".
Juru bicara Perdana Menteri David Cameron mengatakan pemerintah ingin bekerja sama dengan perusahaan media sosial untuk mencegah anak-anak muda "menjadi korban radikalisasi" melalui internet.
(aws/aws)











































